Tentara Nigeria Tembak Ratusan Muslim Saat Acara Maulud Nabi

Tentara Nigeria Tembak Ratusan Muslim Saat Acara Maulud Nabi - Dikutip dari VOA-ISLAMNEWS.COM Pasukan Nigeria menggerebek rumah Pemimpin Gerakan Islam Nigeria Sheikh Ibrahim Zakzaky dan membunuh sejumlah pengikutnya.

Pasukan Tentara menembaki mereka yang hadir di rumah Syeikh Zakzaky, membunuh dan melukai sejumlah besar orang,” ungkap seorang anggota Komisi Hak Asasi Manusia Islam (IHRC) yang berbasis di Inggris kepada FNA pada hari Minggu (13/12) kemarin.

Menurutnya, tentara menembaki warga setempat yang mencoba untuk melindungi Syeikh Zackzaky.

Tentara Nigeria Tembak Ratusan Muslim Saat Acara Maulud Nabi

Sore hari kemarin, para tentara terlihat di majelis di Zaria, dimana anggota gerakan Islam sedang mengibarkan spanduk-spanduk dan bendera untuk memperingati bulan Maulud, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ungkap juru bicara gerakan Islam, Ibrahim Usman.

“Hal yang sama juga terjadi di beberapa tempat lainnya,” tambah Usman.

“Saat sebagian saudara-saudara kami menemui tentara untuk meminta izin, mereka dengan membabi buta tiba-tiba menembak dengan brutal, membunuh ratusan orang dan membawa korban tewas ke tempat yang tidak diketahui,” jelasnya lagi.

“Melihat kejanggalan yang terjadi, kami percaya bahwa pihak militer sudah merencanakan hal ini sebelumnya dan beraksi atas skenario tertentu. Mereka datang dengan membawa kameramen khusus untuk mengambil gambar insiden mengerikan itu saat tengah berlangsung.

“Kami sangat terkejut bahwa juru bicara militer, Kolonel Kuka Sheka dengan tidak tahu malu muncul di media dan membuat pernyataan press yang mengatakan bahwa insiden yang terjadi adalah akibat adanya usaha pembunuhan terhadap kepala dari staff tentara  atas perintah pimpinan gerakan.”

“Mengapa tidak ada korban jiwa sama sekali di pihak militer jika benar ada usaha pembunuhan? Sesungguhnya memang tidak pernah ada bentrokan sama sekali! Yang ada hanya keberlangsungan terorisme yang dilakukan militer Nigeria terhadap gerakan Islam, sebagaimana yang terjadi di masa lalu.

“Militer yang sama juga menyebarkan desas-desus bahwa gerakan Islam telah membunuh tentara, semua itu dilakukan dalam upaya untuk membenarkan tindakan pengecut (kemarin)  ini.”

Hal yang sama juga pernah terjadi sebelumnya di tahun 2014, saat itu 34 anggota gerakan Islam tewas termasuk putra Syeikh Zackzaky ditangan militer. Menurut Usman, selama militer Nigeria masih bekerja dibawah pengaruh MOSSAD dan CIA, maka pemerintahan negara itu tidak akan pernah berkembang.

Related Posts

Tentara Nigeria Tembak Ratusan Muslim Saat Acara Maulud Nabi
4/ 5
Oleh